Risau bersandar di punggung
memaksaku terkungkung dalam bisu yang linglung
Aku termenung, terlalu banyak kelebat yang beterbangan
Tak lagi kumaui bibirmu
Hanya ingin ia berada padamu agar dapat rekah senyum yang indah itu
Andai aku dapat merengkuhmu. Saat-saat seperti ini, saat-saat nanti.
saat-saat ketika tak perlu lagi resah, saat-saat ketika kita tak lagi salah.
Tuesday, January 31, 2017
Tuesday, January 24, 2017
Kling
Suaramu adalah secangkir coklat panas yang kureguk di ladang salju.
Suaramu adalah selimut terhangat dikamar ibuku.
Suaramu adalah candu yang tak hilang setelah ditengkar waktu.
(I'm glad i recorded some)
Suaramu adalah selimut terhangat dikamar ibuku.
Suaramu adalah candu yang tak hilang setelah ditengkar waktu.
(I'm glad i recorded some)
Monday, January 9, 2017
Subscribe to:
Comments (Atom)