Sunday, May 14, 2017

Aku selalu siap pergi di malam hari
lalu menyerah tiap pagi hari

Terlalu banyak ketiadaanmu dan terlalu banyak pikirku saat gelap
Terlalu banyak hadirmu dan terlalu sedikit waktuku berbicara sendiri saat terang

Selayaknya pelari di jalur balap kuda,
aku tau aku salah jalur dan akan babak belur.
Tapi kau tak henti melambai di ujung sana,
senyumku tak henti merekah meski merana.

Aku bahagia, tak perlu disangkal.


Rasa yang lain, takkan masuk di akal..

selama kau di sini.

No comments: