Sungguh, ada apa dengan gulungan suara tawamu?
mengapa tak terelakkan kehadiran ombak yang tak henti mengingatkanku pada sosok rumah.
Aku ingin tinggal di sana.
Berselimut gulung tawamu.
Berteman semilir cintamu yang teduh.
Monday, July 31, 2017
Thursday, July 20, 2017
Andai aku cukup tahu diri untuk selalu di sini
mungkin bayangmu adalah bayangan paling bahagia.
Aku akan seutuhnya mencinta,
sampai kau jera dan menghilang dalam gelap.
Namun aku tau esok hari kau akan hadir lagi
dan aku dapat mencintaimu lagi
Aku akan merasa cukup dengan bayangmu,
tak perlu kau tawarkan harummu, alunan kata indahmu dan hangat sentuhmu
Tak perlu semua itu, aku bisa membahagiakan mu.
Pun aku.
mungkin bayangmu adalah bayangan paling bahagia.
Aku akan seutuhnya mencinta,
sampai kau jera dan menghilang dalam gelap.
Namun aku tau esok hari kau akan hadir lagi
dan aku dapat mencintaimu lagi
Aku akan merasa cukup dengan bayangmu,
tak perlu kau tawarkan harummu, alunan kata indahmu dan hangat sentuhmu
Tak perlu semua itu, aku bisa membahagiakan mu.
Pun aku.
Tuesday, July 4, 2017
Why.
I thought it was us against the world.
Ternyata tinggal aku sendiri.
derap langkahmu tak terdengar,
kau takkan terkejar.
dan di sini, terdudukku di tepi kursi ditemani pintu yang menganga.
To face the world never felt so hard,
but to face the non-existence of you and your love,
I'll let me vanish.
Ternyata tinggal aku sendiri.
derap langkahmu tak terdengar,
kau takkan terkejar.
dan di sini, terdudukku di tepi kursi ditemani pintu yang menganga.
To face the world never felt so hard,
but to face the non-existence of you and your love,
I'll let me vanish.
Subscribe to:
Comments (Atom)